.
Diberdayakan oleh Blogger.

Khutbah Arafah

Makkah. Mufti besar Kerajaan Arab Saudi, Syaikh Abdul Aziz Aal Syaikh, menyampaikan khutbah Arafah hari ini, Jumat (3/10/2014) di Masjid Namirah, padang Arafah, di depan jutaan jamaah haji yang datang musim ini.

Dalam khutbahnya, beliau menghimbau para pemimpin umat Islam untuk bersatu, karena saat ini umat Islam sedang menjadi target musuh-musuhnya dalam hal agama, akidah, dan kekuatannya.

Lebih lanjut, Syaikh Abdul Aziz mengatakan, “Para pemimpin umat, takutlah kepada Allah Taala dalam bersikap untuk diri sendiri. Takutlah kepada Allah Taala dalam mengurusi rakyat kalian. Takutlah kepada Allah Taala dalam mengatur negara dan agama kalian. Agama kalian saat ini sedang menjadi target, demikian juga akidah kalian.”

Menurut beliau, musuh-musuh Islam tidak pernah diam membiarkan umat. Bahkan mereka bekerja sama dengan negera-negera Islam untuk memerangi yang mereka namakan dengan “kelompok-kelompok jahat”.

Syaikh Abdul Aziz memperingatkan terjadinya kekacauan yang sengaja dimunculkan dalam diri umat. Saat ini umat Islam sedang terancam akidah, nilai dan akhlaknya. Tapi semua itu juga berawal dari berbagai kemaksiatan yang dilakukan umat Islam sendiri. Apalagi mereka juga semakin jauh dari tuntunan Al-Quran dan Sunnah. Oleh karena itu, wajar jika Allah Taala menjadikan musuh lebih kuat dan berkuasa. (msa/dakwatuna/today’sopinion)


Menjadi Perhatian Serius Ulama Rusia Adanya Tulisan Al-Quran di Kulit Bayi

Alistiqomah-Rusia. Kisah ayat Al-Qur’an muncul di tubuh bayi masih menjadi perhatian serius di Rusia. Salah seorang ulama Rusia menganggap pemunculan ayat suci itu sebagai peringatan dari Tuhan.

“Kami menganggapnya sebagai peringatan untuk muslim Rusia dan Dagestan. Mereka harus menjalani perintah Allah, menyesali kesalahan-kesalahannya, dan melepaskan diri dari konflik dan perpecahan yang kini melanda Dagestan dan Caucasus,” kata seorang ulama, 

Akhmedpasha Amiralaev seperti dilansir The Sun.
Hingga kini logika maupun peralatan kedokteran memang belum mampu memecahkan misteri bocah Rusia tersebut.

Bocah ajaib yang mendapatkan ‘berkah’ itu adalah Ali Yakubov, bocah berumur 9 bulan. Ayat suci muncul di kulit Ali tidak lama setelah kelahirannya. Salah satu ayat yang muncul menyatakan ‘Allah adalah pencipta seluruh alam’. Uniknya lagi, petikan ayat suci ini hanya timbul setiap Senin dan Kamis malam.

Dilansir Interfax, Rabu (21/10/2009), mulanya orang tua Ali tidak memberitahukan kepada siapapun akan keajaiban si bayi. Tulisan Alquran pertama kali muncul di dagu Ali. Setelah dagu, ayat-ayat Alquran pun mulai terlihat pada punggung, lengan, kaki dan perut Ali.

Setelah berkali-kali terjadi, orang tua Ali akhirnya memutuskan memberitahukan keajaiban itu kepada dokter. Terlebih bila ayat-ayat itu muncul, Ali seperti kesakitan. “Ali selalu merasa tidak sehat ketika tanda itu muncul. Ia menangis dan suhu badannya meningkat,” ujar ibu Ali, Medina.

Saat ayat-ayat Alquran itu muncul di tubuh bayinya, Medina mengaku tidak mungkin menggendong Ali. “Badannya secara aktif bergerak, sehingga kami menaruhnya di tempat buaian. Sangat sulit melihatnya menderita,” ceritanya.

(B&B/dakwatuna.com)

Tabel Excel Murajaah Hafalan

[DOWNLOAD] "Tabel Excel Muraja'ah Hafalan Qur'an"
Al Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal .Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

 “Bacalah olehmu Al Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).”" (HR. Muslim)

Nabi Saw memberikan amanat pada para hafizh dengan mengangkatnya sebagai pemimpin delegasi. Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah SAW sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, 

“Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i).

Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi. “Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, “Mengapa kami dipakaikan jubah ini?” Dijawab,”Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an.” (HR. Al-Hakim)

Qurban atau Akikah Yang di Dahulukan ?

Assalammu'aliakum. Istri saya sekarang sedang mengandung, dan insyaallah kata dokter sekitar pertengahan oktober akan melahirkan (cesar karena mioma), alhamdulillah saya punya tabungan, 

saya berniat ingin melaksanakan aqiqah, sedangkan dibulan depan ada 'idul Qurban karena keterbatas saya, mana yang lebih baik saya lakukan antara berqurban dan aqiqah. wassalamu'alaikum

......................

Wa'alaikum salaam wrwb.

Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi Rabbil alamin. Ash-shalatu wassalamu ala Rasulillahi wa ala alihi wa shahbih ajmain. Amma ba'du:

Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami ingin menyebutkan terlebh dahulu pendapat ulama tentang qurban dan akikah:

Sebagian ulama seperti Ahmad ibn Hambal, Hasan al-Bashri, dan Ibnul Qayyim al-Jawziyyah berpendapat bahwa qurban sudah mencukupi akikah. Artinya kalau seseorang sudah berkurban atas nama sang anak maka tidak perlu lagi melakukan akikah. Pasalnya, tujuan dari keduanya adalah sama-sama taqarrub kepada Allah dengan menyembelih hewan, sehingga yang satu bisa masuk kepada yang lain. 

Mereka mencontohkan dengan shalat tahiyyatul masjid yang sudah tercakup pada shalat fardhu ketika langsung dilakukan saat masuk mesjid. Artinya orang yang ketika masuk mesjid langsung menunaikan shalat fardhu, maka ia tidak perlu lagi shalat tahiyyatul masjid.

Namun pendapat berbeda disebutkan oleh kalangan Syafii dan Maliki. Mereka berpendapat bahwa qurban tidak bisa menggantikan akikah. Pasalnya, qurban dan akikah memiliki tujuan dan sebab yang berbeda. Ia tidak bisa disamakan dengan shalat tahiyyatul mesjid. Sebab, shalat tahiyyatul mesjid bukan menjadi tujuan. 

Tujuan utamanya adalah menghormati mesjid sehingga hal itu terwujud dengan shalat fardhu atau shalat sunnah lainnya. Sementara qurban dan akikah memang menjadi tujuan; bukan yang lain. Di samping itu sebab keduanya berbeda. Kalau qurban dilakukan untuk diri; sementara akikah untuk anak.

Demikian perbedaan pendapat di antara para ulama terkait dengan kurban dan akikah. Kalau mengambil pendapat pertama bahwa qurban bisa menggantikan akikah, maka cukup bagi Anda berkurban; tanpa perlu melakukan akikah lagi (karena sudah tercakup di dalamnya). Namun jika mengambil pendapat kedua, berarti qurban dan akikah dilakukan sendiri-sendiri. Namun, mana yang harus di dahulukan: qurban atau akikah?

Perlu diketahui bahwa waktu pelaksanaan qurban terbatas (hanya pada iedul qurban dan hari-hari tasyrik), sementara akikah dalam kondisi tidak bisa dilakukan pada hari ketujuh kelahiran bisa dtunda pada hari keempat belas, kedua puluh satu, atau hingga sebelum dewasa (baligh). Dengan demikian, yang hendaknya didahulukan adalah qurban mengingat waktu pelaksanaannya yang lebih dulu atau terbatas.

Wallahu a'lam

Wassalamu alaikum wr.wb.
Tim Syariahonline.com 


Tips Anak Balita Untuk Menghafal Al-Qur'an

B & B - Memiliki anak yang hafal Al-Qur'an (hafidz) merupakan impian sebagian besar orang tua muslim. Namun kadang masih sedikit yang memahami bagaimana cara meraih impian ini.

Berikut tips dari Ustadz Ahmad Al Hafidz tentang Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini 

1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2

2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal

3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari


 [facebook.com/HafalQuran]
Back to top